NAMA :
Lukmanul Hakim
PRODI : MANAJEMEN LINGKUNGAN
NIM : 100500167
TUGAS :
PENCEMARAN TANAH AIR UDARA
Pencemaran Tanah
Pencemaran
tanah adalah keadaan di mana bahan kimia
buatan manusia masuk dan merubah lingkungan tanah alami. Pencemaran ini biasanya
terjadi karena: kebocoran limbah cair atau bahan kimia industri atau fasilitas
komersial; penggunaan pestisida; masuknya air permukaan tanah tercemar ke dalam
lapisan sub-permukaan; kecelakaan kendaraaan pengangkut minyak, zat kimia, atau
limbah; air limbah dari tempat penimbunan sampah serta limbah industri yang
langsung dibuang ke tanah secara tidak memenuhi syarat (illegal dumping).
Jenis Senyawa
Pupuk
Anorganik adalah pupuk yang terbentuk dari proses
hasil rekayasa industry secara kimia, fisik/biologi.
Contoh : Urea
Apa itu rekayasa formula pupuk?
Rekayasa formula pupuk adalah serangkaian kegiatan rekayasa
menghasilkan formula pupuk secara kimia, fisik dan biologis. Formula pupuk
yaitu kandungan senyawa dari unsure hara makro / mikroba.
Pupuk merupakan salah satu sarana produksi yang memiliki
peranan penting dalam peningkatan produksi dan kualitas hasil budidaya tanaman.
Untuk memenuhi standar mutu dan menjamin efektifitas pupuk, maka pupuk yang
diproduksi harus berasal dari formula hasil rekayasa yang telah diuji mutu dan
efektifitasnya.
Reaksi
Kimia Pupuk Urea
Rumus kimia, CO(NH2)2
Untuk dapat diserap tanaman, Nitrogen
dalam urea harus diubah dulu menjadi anomium dengan bantuan enzim tanah urease
melalui proses hidrolisis :
CO(NH2)2
+ 2H2O
= (NH4)2 CO3
Bila diberikan ketanah proses hidrolisis
tersebut cepat selali terjadi sehingga mudah menguap sebagai anomia.
Dalam proses pemberian urea sering
terbentuk senyawa biuret yang mengandung racun (toksik) kalau terdapat terlalu
banyak. Agar tidak menggangu kadar biuret dalam urea harus kurang dari 1,5
sampai 2,0 %
Dampak
negatif
Menurut Altieri ( 2000 ) , pupuk anorganik secara temporer
telah meningkatkan hasil pertanian, tetapi keuntungan hasil panen akhirnya
berkurang banyak dengan adanya penggunaan pupuk ini karena adanya sesuatu yang
timbul akibat adanya degradasi ( pencemaran ) lingkungan pada lahan pertanian.
Alasan utama kenapa pupuk anorganik menimbulakan pencemaran pada tanah adalah
karena dalam prakteknya banyak kandungan yang terbuang. Penggunaan pupuk buatan
( anorganik ) yang terus- menerus akan mempercepat habisnya zat- zat organic ,
merusak keseimbangan zat- zat makanan di dalam tanah, sehingga menimbulkan
berbagai penyakit tanaman.
Pencemaran kimia dari pupuk merupakan pencemaran unsure-
unsure hara tanaman. Tanah –tanah yang dipindahkan oleh erosi umumnya
mengandung unsure hara lebih tinggi daripada tanah yang ditinggalkan karena
lapisan tanah yang terosi umumnya adalah lapisan atas yang subur. Di samping
itu , fraksi tanah yang halus lebih mudah tererosi sehingga unsure hara
terutama “P” sebagian besar diserap butir- butir tanah tersebut maka banyak
unsure “P” yang hilang karena erosi. Sebagian besar “P” dalam tanah sukar larut
sehingga “P” diangkut ke tempat lain bersama dengan aliran permukaan atau air
infiltrasi.
Akibat pencemaran dari limbah industri dan pemakaian pupuk
anorganik yang terlalu banyak secara terus menerus menyebabkan unsure hara yang
ada di dalam tanah menurun. Di negara Indonesia sendiri, sebagian besar lahan
pertanian telah berubah menjadi lahan kritis. Lahan pertanian yang telah masuk
dalam kondisi kritis mencapai 66% dari total 7 juta hektar lahan pertanian yang
ada di Indonesia. Kesuburan tanah di lahan- lahan yang menggunakan pupuk
anorganik dari tahun ke tahun menurun. Keberhasilan diukur dan ditentukan dari
berapa banyaknya hasil dari panen yang dihasilkan , bukan diukur dari kondisi
dan keadaan tanah serta hasil panennya. Semakin banyak hasil panen, maka
pertanian akan dianggap semakin maju.
Bahan organik merupakan salah satu
komponen tanah yang sangat penting bagi ekosistem tanah, dimana bahan organik
merupakan sumber pengikat hara dan substrat bagi mikrobia tanah. Bahan organik
tanah merupakan bahan penting untuk memperbaiki kesuburan tanah, baik secara
fisik, kimia maupun biologi. Usaha untuk memperbaiki dan mempertahankan
kandungan bahan organik untuk menjaga produktivitas tanah mineral masam di
daerah tropis perlu dilakukan.
Bahan organik yang berasal dari sisa
tumbuhan dan binatang yang secara terus menerus mengalami perubahan bentuk
karena dipengaruhi oleh proses fisika, kimia dan biologi. Bahan organik
tersebut terdiri dari karbohidrat, protein kasar, selulose, hemiselulose,
lignin dan lemak. Penggunaan pupuk organik dapat memperbaiki struktur tanah dan
mendorong perkembangan populasi mikro organisme tanah. Bahan organik secara
fisik mendorong granulasi, mengurangi plastisitas dan meningkatkan daya pegang
air.
Apabila tidak ada masukan bahan organik ke dalam tanah akan
terjadi masalah pencucian sekaligus kelambatan penyediaan hara. Pada kondisi
seperti ini penyediaan hara hanya terjadi dari mineralisasi bahan organik yang
masih terdapat dalam tanah, sehingga mengakibatkan cadangan total C tanah
semakin berkurang.
Pupuk memiliki kandungan nitrogen di dalamnya. Unsur
nitrogen yang ada dalam pupuk ini mudah larut. Pemberian nitrogen berlebih di
samping menurunkan efisiensi pupuk, juga dapat memberikan dampak negative di
antaranya meningkatkan gangguan hamadan penyakit akibat nutrisi yang tidak
seimbang. Oleh karena itu , perlu upaya perbaikan guna mengatasi masalah
tersebut, sehingga pengolahan sumber daya secara efektif, efisien dan aman
lingkungan dapat diberlakukan.
Solusi
1. Mengurangi penggunaan pupuk organik
secara berlebihan
2. Menggunakan pupuk sesuai takaran
3. Memadukan pemakaian pupk kimia dengan
pupk organic
4. Waspada terhadap penjualan pupuk palsu
dengan takaran tidak semestinya
5. Remediasi
( kegiatan membersihkan permukaan tanah yang tercemar)
6. Bioremediasi
( proses pembersihan pencemaran tanah dengan menggunakan mikroorganisme seperti
jamurdan bakteri )
Bahan
1) Googel search
2) www.docstoc.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar